Sejarah Kurs Riyal–Rupiah: Data 2012, 2020, 2021, 2022, dan Posisi 2026

Poin utama
- Karena riyal dipatok 3,75 per dolar AS, kurs riyal–rupiah mengikuti kurs dolar–rupiah.
- Akhir 2012 satu riyal sekitar Rp2.570; akhir 2022 sekitar Rp4.130.
- Lonjakan tertinggi dalam data ini terjadi awal April 2020, sekitar Rp4.448 per riyal.
- Pada data 27 September 2026, satu riyal sekitar Rp4.772.
Kunci memahami kurs riyal: patokan 3,75
Riyal Saudi tidak mengambang bebas. Bank sentral Arab Saudi menjaga nilainya pada 3,75 riyal per dolar AS. Akibatnya, kurs riyal terhadap rupiah hampir seluruhnya ditentukan oleh kurs dolar terhadap rupiah: rupiah per riyal = rupiah per dolar ÷ 3,75. Semua angka di halaman ini dihitung dengan cara itu dari kurs referensi Bank Sentral Eropa (ECB) yang diambil lewat Frankfurter, dan dibulatkan dua desimal.
Ringkasan data per tahun
| Tahun | Terendah | Tertinggi | Penutupan | 1.500 SAR saat penutupan |
|---|---|---|---|---|
| 2012 | Rp2.369,07 8 Februari 2012 | Rp2.577,07 27 Desember 2012 | Rp2.569,60 | Rp3.854.400 |
| 2020 | Rp3.634,67 16 Januari 2020 | Rp4.447,73 1 April 2020 | Rp3.746,67 | Rp5.620.000 |
| 2021 | Rp3.700,53 4 Januari 2021 | Rp3.907,47 13 April 2021 | Rp3.790,67 | Rp5.686.000 |
| 2022 | Rp3.805,07 3 Januari 2022 | Rp4.210,67 3 November 2022 | Rp4.130,13 | Rp6.195.200 |
| 2026 | Data 27 September 2026: Rp4.772,41 | Rp7.158.617 | ||
Grafik akhir bulan
2012: riyal di kisaran dua ribuan
Sepanjang 2012 rupiah melemah perlahan. Pada titik terendah (8 Februari 2012) satu riyal sekitar Rp2.369,07, dan tahun ditutup di sekitar Rp2.569,60. Gaji 1.500 riyal saat itu hanya setara kira-kira Rp3.854.400. Inilah sebabnya pencarian seperti "10 riyal berapa rupiah 2012" menghasilkan angka yang tampak sangat kecil dibanding sekarang: 10 riyal di akhir 2012 ≈ Rp25.696.
2020: guncangan pandemi
Awal 2020 rupiah justru kuat; pada 16 Januari satu riyal hanya sekitar Rp3.634,67. Begitu pandemi menekan pasar global, rupiah jatuh cepat. Dalam data ini, puncaknya jatuh pada 1 April 2020, ketika satu riyal mencapai sekitar Rp4.447,73. Setelah itu rupiah berangsur pulih dan menutup tahun di sekitar Rp3.746,67 per riyal. Bagi keluarga penerima, kiriman di bulan Maret–April 2020 terasa lebih besar dalam rupiah, tepat ketika banyak pekerjaan di kampung terhenti.
2021: tahun yang relatif tenang
Sepanjang 2021, kurs riyal bergerak dalam rentang sempit, dari sekitar Rp3.700,53 (4 Januari) hingga Rp3.907,47 (13 April). Penutupan tahun sekitar Rp3.790,67. Dengan kurs itu, 100 riyal ≈ Rp379.067. Tahun seperti ini memudahkan perencanaan karena kiriman dalam riyal menghasilkan rupiah yang hampir sama dari bulan ke bulan.
2022: rupiah tertekan dolar yang menguat
Pada 2022, kenaikan suku bunga di Amerika Serikat membuat dolar menguat terhadap banyak mata uang, termasuk rupiah. Satu riyal naik dari sekitar Rp3.805,07 pada awal Januari menjadi sekitar Rp4.210,67 pada 3 November, sebelum ditutup di sekitar Rp4.130,13. Angka-angka inilah yang menjawab pencarian seperti "1000 riyal berapa rupiah 2022" (≈ Rp4.130.133 saat penutupan) atau "5 riyal berapa rupiah 2022".
2026: di atas Rp4.500 per riyal
Pada 2026 rupiah sempat menembus di atas Rp17.000 per dolar, sehingga satu riyal berada di atas Rp4.500. Data 27 September 2026 menunjukkan sekitar Rp4.772,41 per riyal. Gaji 1.500 riyal kini setara ≈ Rp7.158.617, hampir dua kali lipat nilai rupiahnya di akhir 2012, walau angka riyalnya sama persis.
Apa artinya bagi pekerja dan keluarga
- Kenaikan rupiah kiriman bukan kenaikan gaji. Harga barang di Indonesia juga naik selama periode yang sama, jadi daya beli tidak otomatis berlipat.
- Kurs bisa berbalik. Pengalaman 2020 menunjukkan lonjakan tajam bisa disusul pemulihan dalam beberapa bulan. Jangan menyusun anggaran rumah dari kurs puncak.
- Pakai angka konservatif. Untuk rencana jangka panjang, hitung kiriman dengan kurs yang sedikit lebih rendah dari hari ini. Caranya dibahas di membagi gaji riyal.
Tabel nominal lengkap dengan kolom sejarah tersedia di tabel 10–90 riyal (pembanding 2012 dan 2022) dan tabel 100–900 riyal (pembanding 2021 dan 2022). Data historis ini untuk edukasi dan tidak dimaksudkan untuk memprediksi kurs ke depan.